Press "Enter" to skip to content

Certot XVI – Sesat

 

Malam membaham siang.

Namun, teratak di pinggir Kampung Kambing ini masih siang.

Penghuninya mengobrol seperti malam makhluk asing.

“Engkau pernah dengar pujangga ini, Cahaya?” tanya Pak Zainal.

Cahaya, si kucing bermata biru menggerakkan ekornya ke kiri dan ke kanan tanda tidak tahu.

“Kalau kucing sepertimu sesat jalan, apa yang kaulakukan?”

Cahaya diam.

“Ahh, bangsa sendiri pun tidak kautahu!”

Cahaya termenung sejenak seperti berkata mungkin benar kata Pak Zainal.

“Hamba tidak pernah tersesat jalan, Pak!” kata hati Cahaya.

“Jiwa hamba seperti lampu picit neon, terang!” lagaknya.

“Apa yang kau miaukan?” tegur Pak Zainal.

“Hamba sentiasa pulang ke rumah!” miau Cahaya.

“Aku ‘ndak bagitaukau, aku pernah sesat, dan aku tidak dapat mencari jalan pulang. Tidak seperti kucing.”

“Aku masih sesat.”

“Aku sesat sebab aku tidak mengikut wahhabi, kaum muda.”

“Aku sesat sebab aku menurut kaum tua.”

“Tetapi jiwa aku muda.”

“Aku sesat sebab standard terkini kata aku sesat.”

“Standard lama tidak.”

“Aku sesat sebab aku lebih terbuka dengan manusia dan melihat agama seperti sebuah pohon yang berbenih jernih, bertunas hijau, berbunga harum, berbuah mekar, meranting luas dan mengakar dalam.”

“Agama mereka akar sahaja, buahnya, bunganya, rantingnya tidak.”

“Aku sesat sebab aku kaum tua yang kosmopolitan, tidak terlalu menghukum.”

“Itu sebabnya aku duduk di pinggir kampung. Suluk.”

“Suluk pun kaum muda tidak tahu. Bidaah katanya.”

“Ada kampung yang ada nama Suluk di Melaka, tak dibidaahkan pula.”

“Aku sambut maulud nabi, selawat, dalam hatilah banyak-banyak. Aku tak sambut wafatnya nabi, sebab ranting yang sudah mengeluarkan bunga dan buah tidak melahirkan tradisi yang menyambut hari wafatnya Nabi. Walaupun, sahih tarikh wafat Nabi.”

“Itu firqah lain, mungkin.”

“Sollu ‘alaih!”

Cahaya terkedu seketika. Misainya diinjakkan ke atas sedikit, hanya sedikit.

“Panjangnya Pak menyesatkan dirinya malam ini,” miaunya.

Malam terus membaham siang dengan lazatnya.